Jangan pernah
menyerah perbaiki kesalahan dan teruslah melangkah itulah motivasi yang slalu
ibu berikan untukku. Ibu menjadi penerang dalam setiap jalan ku, dia tak pernah
lelah untuk menjadi penuh pandalan hidu ku. Dia selalu ajarkan aku untuk
menjadi yang terbaik.
Aku
yakin setiap hari baru adalah kesempatan untuk merubah kehidupan ku. Dan aku
juga yakin jika tdak ada sebuah kesuksesan tanpa pengorbanan dan tidak ada
kesuksesan tanpa kesulitan. Aku tidak akan pernah menyerah ssebelum kesuksesan
ada di tangan ku, aku kan terus berjuang untuk meraih kesuksesan . aku berjanji
kepada ibuku, aku akan membuat dia bahagia. Aku harus sekses untuk bisa membeli
mulut orang orang yang slalu menghianatiku.
Ketahuilah,
kemiskinan bukan hal yang memalukan, tetapi kemalasandan pesimisme barulah yang
menjadi hal memalukan. Aku selalu melupakan kegagalan, namun aku selalu
mengingat sebuah hikmah dari kegagalan, aku mulai mendapatkan motivasi motivasi
baru dari semua perkataan ibku yang membuat aku semangat untuk memulai hidup
baru yang lebih baik.
Aku yakin aku sukses!
Aku
mulai mebuka kehidupan baru yang bermanfaat, yang membuat ku lebih baik. Aku
memulai kehidupankudengan penuh hati-hati. Satu, kunci yang selalu aku ingat
dalam setiap usahaku berdo’a, jujur, sabar, dan berusaha!
Aku yakin tuhan selalu bersama dengan orang
yang sabar dan jujur, tapi tuhan benci dengan orang yang gampang putus asa dan
senang bermalas malasan. Dan yang tidak pernah aku tinggalkan dan lupakan
adalah “Berbakti kepada ibuku” dan menjalankan dengan baik semua perkataan
ibuku. Sekarang hanya ibuku yang aku punya, aku tidak akan pernah mengecewakan
ibuku. Aku tak biarkan satu tetes pun keluar dari mata ibu. Aku slalu ingin
untuk bias membalas semua jasa ibu, tapi aku sadar, bukan uang yang dia inginan
dari ku, melainkan, ibu hanya ingin melihatku sukses dan menjadi yang lebih
baik dari semua hal.
Dan
sekarang usahaku sudah mulai sukses, aku sudah bias membuat ibuku sedikit
tersenyum . sekarang aku bukanlah orang yang bodoh yang hanya di hina oleh
kegagalan ku. Melainkan aku sekarang menjadi orang yang bias membuat mereka
tersenyum, mereka yang teraniaya, mereka ang kesusahan, dan mereka yang slalu
hidup dalam hinaan orang lain.
Seiring
berjalannya waktu, aku mulai tambah sukses dengan usahaku. Aku bangga bias
membuat ibuku tersenyum lebar. Dan aku juga bangga melihat senyuman semua orang
dalam setiap langkahku. Sekarang yang slalu aku dengar adalah pujaan dari
mereka, bukan hinaan yang dulu mereka selalu katakan.
Tuhan….
Terimakasih dengan semua yang telah engkau
berikan…
Terimakasih engkau telah merubah
kehidupanku…
Aku bangga dengan hidupku sekarang..
Terimakasih tuhan..
Tuhan….
Sebelum waktu
merebut senyumnya…
Jangan biarkan
hamba terjatuh dalam kesombongan ku…
Hingga jauhkan
hati akan rinduku padanya…
Aamiinn..
