Jumat, 07 Februari 2014

Motivasi Kehidupan Dari Seorang Ibu



Jangan pernah menyerah perbaiki kesalahan dan teruslah melangkah itulah motivasi yang slalu ibu berikan untukku. Ibu menjadi penerang dalam setiap jalan ku, dia tak pernah lelah untuk menjadi penuh pandalan hidu ku. Dia selalu ajarkan aku untuk menjadi yang terbaik.
                Aku yakin setiap hari baru adalah kesempatan untuk merubah kehidupan ku. Dan aku juga yakin jika tdak ada sebuah kesuksesan tanpa pengorbanan dan tidak ada kesuksesan tanpa kesulitan. Aku tidak akan pernah menyerah ssebelum kesuksesan ada di tangan ku, aku kan terus berjuang untuk meraih kesuksesan . aku berjanji kepada ibuku, aku akan membuat dia bahagia. Aku harus sekses untuk bisa membeli mulut orang orang yang slalu menghianatiku.
                Ketahuilah, kemiskinan bukan hal yang memalukan, tetapi kemalasandan pesimisme barulah yang menjadi hal memalukan. Aku selalu melupakan kegagalan, namun aku selalu mengingat sebuah hikmah dari kegagalan, aku mulai mendapatkan motivasi motivasi baru dari semua perkataan ibku yang membuat aku semangat untuk memulai hidup baru yang lebih baik.
Aku yakin aku sukses!
                Aku mulai mebuka kehidupan baru yang bermanfaat, yang membuat ku lebih baik. Aku memulai kehidupankudengan penuh hati-hati. Satu, kunci yang selalu aku ingat dalam setiap usahaku berdo’a, jujur, sabar, dan berusaha!
Aku yakin tuhan selalu bersama dengan orang yang sabar dan jujur, tapi tuhan benci dengan orang yang gampang putus asa dan senang bermalas malasan. Dan yang tidak pernah aku tinggalkan dan lupakan adalah “Berbakti kepada ibuku” dan menjalankan dengan baik semua perkataan ibuku. Sekarang hanya ibuku yang aku punya, aku tidak akan pernah mengecewakan ibuku. Aku tak biarkan satu tetes pun keluar dari mata ibu. Aku slalu ingin untuk bias membalas semua jasa ibu, tapi aku sadar, bukan uang yang dia inginan dari ku, melainkan, ibu hanya ingin melihatku sukses dan menjadi yang lebih baik dari semua hal.
                Dan sekarang usahaku sudah mulai sukses, aku sudah bias membuat ibuku sedikit tersenyum . sekarang aku bukanlah orang yang bodoh yang hanya di hina oleh kegagalan ku. Melainkan aku sekarang menjadi orang yang bias membuat mereka tersenyum, mereka yang teraniaya, mereka ang kesusahan, dan mereka yang slalu hidup dalam hinaan orang lain.
                Seiring berjalannya waktu, aku mulai tambah sukses dengan usahaku. Aku bangga bias membuat ibuku tersenyum lebar. Dan aku juga bangga melihat senyuman semua orang dalam setiap langkahku. Sekarang yang slalu aku dengar adalah pujaan dari mereka, bukan hinaan yang dulu mereka selalu katakan.
                Tuhan….
Terimakasih dengan semua yang telah engkau berikan…
Terimakasih engkau telah merubah kehidupanku…
Aku bangga dengan hidupku sekarang..
Terimakasih tuhan..
Tuhan….
Sebelum waktu merebut senyumnya…
Jangan biarkan hamba terjatuh dalam kesombongan ku…
Hingga jauhkan hati akan rinduku padanya…
Aamiinn..